About Me

My Photo
Allah SWT Tuhan Ku, Muhammad SAW rasul Ku, Al-Quran Kitab Ku, and always BE MYSELF!!!

Wednesday, September 21, 2011

PERCOBAAN ENZIM KATALASE

Tujuan  : Mempelajari kerja enzim katalase dan mempengaruhi faktor-faktor  yang mempengaruhi    enzim katalase.
Landasan Teori:
Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh organisme. Enzim pencernaan banyak terdapat dalam sel-sel tubuh. Enzim merupakan zat yang membantu semua kegiatan yang dilakukan sel. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2) bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat racun dan merusak sel itu sendiri. Dengan adanya enzim katalase, senyawa Hidrogen Peroksida (H2O2) dapat diuraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya.
Variabel:
·         Variabel Bebas: Suhu dan PH (larutan HCl, NaOh, KOH, KMnO4)
·         Variabel Terikat: Tinggi gelembung dan ada bara api
·         Variabel Kontrol: H2O2, Hati ayam, Kapas
·         Percobaan Kontrol: Hati ayam yang ditetesi H2O2
Rumusan Masalah: Adakah fator-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase?
Hipotesis: Enzim katalase berpengaruh terhadap penguraian larutan H2O2. Faktor-faktor yang mepengaruhinya adalah suhu dan ph.
Alat dan Bahan :

1.       Lumpang porselen
2.       Alu porselen
3.       Tabung reaksi
4.       Pipet
5.       Corong
6.       Pembakar spiritus
7.       Kapas
8.       Lidi
9.       Hati ayam
10.   Air suling
11.   H2O2
12.   HCl
13.   KOH
14.   NaOH
15.   KMnO4

Cara Kerja :
1.       Membuat ekstrak hati dengan cara :
·         Menumbuk hati ayam dslsm lumping porselen kemudian masukkan kedalam 5 tabung reaksi setinggi 1cm
2.       Menyelidiki aktifitas enzim katalase:
·         Menuangkan H2O2 kedalam tabung reaksi setinggi 1cm, lalu masukkan kedalam tabung reaki yang berisi ekstrak hati setinggi 1cm, lalu tutup dengan sumbat kapas
3.       Mencatat apa yang terjadi  dan ukur ketinggian gelembung
4.       Mengukur aktivitas enzim katalase:
a.       Mengulangi percobaan diatas dengan menambahkan HCL pada ekstrak hati kemudian menambahkan H2O2 dan mencatat apa yang terjadi.
b.      Mengulangi percobaan diatas dengan tabung reaksi lain yang berisi ekstrak hati dan NaOH, kemudian tambahkan KMnO4 kemudian menambahkan H2O2. Mencatat apa yang terjadi .
c.       Mengulangi percobaan diatas dengan menambahkan NaOH terlebih dahulu pada ekstrak hati dan mencatat apa yang terjadi.
d.      Mengulangi percobaan diatas dengan pemanasan ekstrak hati kedalam tabung berisi air suhu 70o diatas pembakar spiritus pada tabung reaksi kemudian tambahkan H2O2 dan mencatat apa yang terjadi.
e.      Mengulangi percobaan diatas dengan pendinginan ekstrak hati kedalam tabung berisi es. Kemudian menambahkan H2O2 dan mencatat apa yang teradi.
5.       Memasukan bara lidi ke dalam setiap tabung percobaan dan mencatat apa yang terjadi.
Hasil pengamatan:
Tabung
Ekstrak hati
Penambahan H2O2
Gelembung
Nyala api
A
Segar, dalam suhu kamar
++ (6 cm)
+++
B
+ HCL
+ (0.1 cm)
+ (bara dimasukkan mati)
C
+ HCL + KMnO4
+++ (9 cm)
++
D
+ NaOH
++ (6 cm)
+++
E
Dipanaskan
+++ (11 cm)
+ (bara dimasukkan mati)
F
Didinginkan
+ 9 (1 cm)
+ (bara dimasukkan mati)

Permasalahan
1.       Mengapa dalam percobaan ini menggunakan hati ayam?
2.       Gelembung-gelembung apakah yang timbul pada tabung reaksi akibat reaksi H2O2? Bagaimana mengujinya? Jelaskan!
3.       a. Mengapa dengan pemberian KMnO4 reaksi dapat timbul kembali?
b. Apakah peranan KMnO4 dalam reaksi tersebut?
4.       Zat apakah yang dapat menghentikan aktivitas enzim?
5.       a. Jika sel terdapat H2O2, apakah yang akan terjadi terhadap sel tersebut?
b. Untuk Menghindari akibat tersebut, bagaimana cara sel untuk menangkalnya?
Penyelesaian masalah
1.       karena enzim katalase terdapat pada hati ayam
2.       gelembung gelembung yang timbul pada tabung reaksi adalah gas CO2. Jika hati dimasukkan cairan H2O2 dan menutupnya dengan kapas, maka setelah didiamkan, maka gelembung-gelembung O2 akan muncul. O2 berperan dalam proses pembakaran. Dan untuk pembuktian,jika dimasukkan bara lidi, maka bara lidi itu akan menyala.
3.       a) Karena KMnO4 menetralkan kondisi hati yang diberikan NaOH, sehingga H2O2 dapat bereaksi dengan baik terhadap enzim katalase.
b) Menetralkan kondisi dalam tabung reaksi.
4.       HCl(asam kuat) karena enzim katalase tidak dapat bereaksi dengan baik pada kondisis ph yang terlalu asam sehigga aktifitas enzim terhenti.
5.       a) Sel akan mengalami keraunan akibat peroksida apabila tidak dapat terurai menjadi O2 dan H2O
b) Enzim katalase yang terdapat dalam sel akan mengurai hydrogen peroksida(H2O2) menjadi zat-zat yang tidak merugikan, yaitu H2O dan O2.
Analisis Data:
Dari percobaan di atas, terdapat 2 hal yang menjadi obyek pengamatan, yaitu banyaknya gelembung yang timbul dan keadaan bara api. Bayaknya gelembung merupakan bukti dari berlangsungnya enzim katalase menguraikan O2. Bara api yang digunakan untuk menguji larutan adalah bahan untuk mencaritahu zat apa yang dihasilkan dalam proses penguraian tersebut.
                Dalam pembakaran suatu zat atau senyawa diperlukan oksigen (O2) sebagai unsur penting yang berperan dalam proses pembakaran. Dalam hal ini, kita melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa apakah enzim katalase menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2, dalam hal ini O2 yang menjadikan nyala bara api membesar.
                Pada percobaan kedua hingga keempat, gelembung yang dihasilkan sedikit bahkan tidak ada dan nyala bara api tetap atau mati, ini membuktikan bahwa enzim katalase jika dicampur dengan senyawa lain atau dibakar kinerjanya semakin menurun karena kerja enzim katalase dipengaruhi oleh pH  dan suhu.
Hati+H2O2
Terdapat gelembung yang  banyak karena H2O2 terurai menjadi H2O+O2. Dan jika dimasukkan bara api maka akan timbul nyala api. Itu membuktikan kalau didalam gelembung itu terdapat gas O2
Hati Ayam+NaOH+H2O2
                Jika hati ayam ditambahkan NaOH maka ph akan naik dan terjadi reaksi yang menghasilkan gelembung-gelembung dan jika dimasukkan bara api maka akan timbul nyala api walau tak seterang tanpa NaOH.
Hati Ayam+NaOH+KMnO4+H2O2
                NaOH yang berfungsi untuk menaikkan ph akan dinetralkan oleh KMnO4. Karena hati ayam yang sudah dinetralkan oleh KMnO4 maka gelembung-gelembung yang muncul sebagai reaksi menjadi lebih banyak.
Hati Ayam+HCl+H2O2
                Enzim katalase tidak dapat bereaksi dengan baik pada kondisi ph yang terlalu asam sehingga aktifitas enzim terhenti. Maka pada saat reaksi hampir tidak ada gelembung-gelembng yang muncul. Dan kalau didekatkan dengan bara api maka bara api itu akan padam.
Hati Ayam+ Dipanaskan/Didinginkan+ H2O2
                Enzim katalase tidak dapat bereaksi di suhu yang terlalu tinggi ataupun rendah. Karena jika suhu terlalu tinggi atau rendah, enzim tersebut akan rusak secara keseluruhan.  
Kesimpulan:
Dari pengamatan data di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa enzim katalase berfungsi dan dapat menguraikan Hidrogen Peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) sehingga tidak berbahaya. Kerja enzim katalase pada pH 7 dan suhu lebih dari 50C dan kurang dari 700C , sehingga saat dicampur dengan senyawa lain dan dipanaskan kinerjanya akan berkurang bahkan tidak ada. Maka, factor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase adalah suhu dan ph.

1 comment:

No Flame Please \(^.^)/