About Me

My photo
Hidup tak akan berarti kalau bukan diri sendiri yang membuatnya berarti

Thursday, September 22, 2011

Pengaruh Air Terhadap Pertumbuhan Kecambah Kacang Hijau


Tujuan                                  : Mengetahui  pengaruh jumlah air yang berbeda pada pertumbuhan kecambah kacang hijau.
Landasan Teori                 :  Air (H2O) adalah cairan jernih,tidak berwarna,tidak berasa,tidak berbau yang terdapat dan diperlukan dalam kehidupan manusia,hewan dan tumbuhan,yang secara kimiawi air terbentuk dari Hidrogen dan Oksigen. Air merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat perkecambahan dan menghentikan masa dormansi biji. Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi. Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.

Kehadiran air di dalam sel mengaktifkan sejumlah hormon perkecambahan awal. Fitohormon asam absisat menurun kadarnya, sementara giberelin meningkat. Selain itu masuknya air pada biji juga menyebabkan enzim aktif bekerja. Bekerjanya enzim merupakan proses kimia. Enzim amilase bekerja memecah tepung menjadi maltosa, selanjutnya maltosa dihidrolisis oleh maltase menjadi glukosa. Protein juga dipecah menjadi asam – asam amino. Senyawa glukosa masuk ke dalam proses metabolisme dan dipecah menjadi energi dan senyawa karbohidrat yang menyusun struktur tubuh Asam – asam amino dirangkaikan menjadi protein yang berfungsi menyusun struktur sel dan enzim – enzim baru. Asam – asam lemak terutama dipakai untuk menyusun membran sel.

Perubahan pengendalian ini merangsang pembelahan sel di bagian yang aktif melakukan mitosis, seperti di bagian ujung radikula. Akibatnya ukuran radikula makin besar dan kulit atau cangkang biji terdesak dari dalam, yang pada akhirnya pecah. Pada tahap ini diperlukan prasyarat bahwa cangkang biji cukup lunak bagi embrio untuk dipecah.
Fungsi air untuk tumbuhan adalah:
1.       Memberikan tekanan turgor pada dinding sel sehingga sel dapat membelah dan membesar.
2.       Merangsang terjadinya proses imbibisi, yaitu proses penyerapan air oleh biji.
3.       Sebagai bahan baku fotosintesis sehingga tanaman memproduksi glukosa.
4.       Mengedarkan hasil-hasil fotosintesis keseluruh bagian tumbuhan.
Bila tanaman kekurangan air, maka tanaman akan kering dan kekurangan nutrisi karena tidak ada yang mengangkut nutrisi itu. Tetapi jika kelebihan air juga tidak baik untuk tanaman karena pertumbuhan tanaman akan terhambat dan kemungkinan akan mati.
Variabel Bebas                  : Perbedaan volume air (10ml, 15ml, 20ml, tanpa air) 
Variabel Terikat                                : Panjang batang kecambah kacang hijau.
Variabel Kontrol               : Intensitas cahaya, tabung gelas, tanah, biji kacang hijau, temperatur yang sama.
Percobaan Kontrol          : Perkecambahan kacang hijau pada tempat tanpa air.
Rumusan Masalah          : - Adakah pengaruh jumlah air yang berbeda pada pertumbuhan kecambah   kacang hijau?
-          Pada konsentrasi berapakah kecambah kacang hijau dapat tumbuh subur?
Hipotesis                             : Volume air yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang hijau. Pada konsentrasi 20ml kecambah kacang hijau dapat tumbuh subur.
Alat dan Bahan                  :
Alat:
a.    Tabung gelas
b.    Penggaris
c.     Gelas ukur
d.    Baskom kecil
Bahan:
a.       Biji kacang hijau
b.      Air
c.       Tanah
Cara Kerja                               :
1.       Menyiapkan 4 tabung gelas yang berukuran sama
2.       Memasukkan 20 gram tanah ke masing-masing gelas
3.       Menuangkan air ke dalam tabung gelas memakai gelas ukur
a)      Gelas A: 10ml
b)      Gelas B: 15ml
c)       Gelas C: 20ml
d)      Gelas D: tanpa air
4.       Merendam biji kacang hijau selama 30 menit dalam baskom kecil
5.       Meletakkan biji kacang hijau, yang sudah direndam,  di atas tanah yang sudah diberi air
6.       Memberi  label pada masing-masing gelas
7.       Meletakkan masing-masing gelas di tempat yang intensitas cahayanya sama (dibawah sinar matahari)
8.       Mengamati pertumbuhan kacang hijau setiap hari selama 7 hari
9.       Mencatat hasil pengamatan tiap hari dengan mengukur tinggi badan kecambah kacang hijau.



















Laporan Praktikum
Hari ke
Gelas
A
B
C
D
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
2
-
-
0.5
0.8
-
-
0.7
1.2
-
-
2.4
2.5
-
-
-
-
3
-
-
0.8
2.5
-
0.6
1.5
2.4
-
-
3.7
4.4
-
-
-
-
4
-
-
1.2
4.2
-
1
2.7
3.6
-
-
5.2
6.8
-
0.2
0.6
0.8
5
-
-
1.8
5.4
-
1.2
3.8
5.3
-
-
6.5
9
1.5
0.8
1
1.2
6
-
1.4
2.2
6.5
-
3.5
9.5
10
-
-
9.2
9.8
4
1
2.5
3
7
-
1.6
2.5
8.5
-
5
11
12
-
-
9.5
10.5
4.5
1.2
3
4
Rata-Rata
-
0.42
1.28
3.98
-
1.61
2.75
4.92
-
-
5.21
6.14
1.42
0.45
1.01
1.28
Rata-Rata Total
1.42
2.32

2.83
1.04
Ket:
(-) munculnya tunas
Analisa Data:
                Dari hasil pengamatan di atas, terdapat 1 hal yang menjadi objek pengamatan, yaitu panjang batang kecambah kacang hijau. Bertambahnya panjang batang kecambah kacang hijau merupakan bukti dari berlangsungnya pertumbuhan dan perkembangan.
                Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, diperlukan beberapa faktor. Baik faktor luar maupun dalam. Dalam hasil percobaan ini faktor air, khususnya banyaknya volume air, merupakan faktor yang dipakai untuk percbaan. Dalam hal ini, percobaan yang dilakukan adalah untuk membuktikan bilamana volume air yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang hijau.
Gelas A
                Pada gelas A, terlihat bila kecambah tumbuh paling banyak, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya lebih lambat dari gelas lain. Rata-rata totalnya pun paling sedikit daripada gelas lainnya. Hal ini dikarenakan walau kecambah tumbuh paling banyak, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya paling lambat dari gelas lain.
Gelas B
                Pada gelas B, terlihat bila kecambah tumbuh paling banyak setelah gelas A, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya lebih lambat dari gelas lain dan lebih cepat daripada gelas A. Rata-rata totalnya pun paling sedikit setelah gelas A daripada gelas lainnya. Hal ini dikarenakan walau kecambah tumbuh ke-2 terbanyak, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya paling lambat dari gelas lain lebih cepat daripada gelas A.
Gelas C
Pada gelas C, terlihat bila kecambah tumbuh lebih sedikit daripada gelas A dan B, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya lebih cepat dibandingkan gelas A dan B. Rata-rata totalnya pun lebih banyak dari gelas A dan B. Hal ini dikarenakan walau kecambah tumbuh sedikit daripada gelas A dan B, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya lebih cepat dibandingkan gelas A dan B.
Gelas D
Pada gelas D, terlihat bila kecambah tumbuh paling sedikit, tetapi pertumbuhan dan perkembangannya lebih cepat dari gelas lain. Tapi rata-rata totalnya paling sedikit daripada gelas lainnya. Hal ini dikarenakan walau pertumbuhan dan perkembangannya paling cepat dari gelas lain, tetapi kecambah tumbuh paling sedikit dan pada awalnya pertumbuhannya lama karena masa dormansi dan imbibisi yang lama pula.

Kesimpulan:
Dari pengamatan data di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa volume air yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang hijau. Semakin banyak air maka pertumbuhan dan perkembangan kecambah akan semakin cepat, tetapi jumlah kecambah yang tumbuh akan semakin sedikit.


Pidato Tentang Pergaulan Bebas


Assalamualaikum wr wb, salam sejahtera untuk kita semua.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari yang cerah ini.
Saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Nina selaku guru Bahasa Indonesia saya yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan sebuah pidato yang bertemakan Pergaulan Bebas Tidaklah Bebas”.
           Tujuan saya mengangkat tema tersebut adalah agar teman-teman sekalian yang notaben para remaja yang kondisinya saat ini bisa dikatakan masih labil dapat terhindar dari sisi negatif pergaulan bebas.

Teman - teman yang berbahagia, 
Pergaulan bebas merupakan akibat dari pergaulan remaja yang salah. Penyebaran yang tak terkendali ini memberikan dampak yang negatif bagi masa depan bangsa Indonesia. Bagi mereka yang tidak mengetahui konsekuensi dari pergaulan bebas, saya akan memberikan beberapa point penting yang menjadi pertimbangan untuk teman-teman sekalian agar tidak melakukan pergaulan bebas.
Hal pertama mengenai pergaulan bebas: pihak perempuan adalah mahluk yang paling di rugikan dan dikorbankan.Bagi kalian yang kaum perempuan, pergaulan bebas cenderung mengarah ke arah seks bebas di bandingkan dengan penggunaan narkoba, pembangkangan dan sebagainya. Sadarkah teman-teman sekalian jika kamu tinggal di Indonesia yang diapit oleh negara-negara asia lainnya yang sarat dengan adat ketimuran? Mungkia teman-teman semua tidak menyadarinya saat ini, namun pikirkanlah untuk masa mendatang, apakah pasangan kamu nanti bisa menerima kamu apa adanya? Pernahkah kamu mendengar bahwa ‘pacar harus cantik sedangkan istri harus pantas’. Ketika kamu sudah terjebak dalam pergaulan bebas, seberapa pantaskah kamu untuk pasangan kamu kelak? Jadi kamu sebagai perempuan, pandai-pandailah menjaga diri.
Konsekuensi kedua dari pergaulan bebas adalah kamu tidak mungkin terbebas dari penyakit. Seberapa yakin bahwa pasangan kamu jujur kepada kamu? Sedangkan bisa saja dia berbohong kepadamu tentang jumlah pasangan dan kebiasaan ia dalam mengkonsumsi narkoba. Mungkin saja pasangan kamu jujur namun apakah pasangannya sebelum kamu juga jujur? Dalam pergaulan bebas, sangatlah jelas bahwa nilai kepercayaan dan kejujuran sudah tidak ada lagi.
            Penyakit yang diderita dari pergaulan bebas sangatlah banyak dan bervariasi dari yang bisa di sembuhkan sampai dengan yang sulit bahkan sampai tidak dapat disembuhkan seperti AIDS, Herpes.kanker dan sebagainya.
            Dan bagi  kamu sebagai laki-laki, yang secara umum akan menjadi ayah dari anak-anakmu, memiiliki anak perempuan. Apakah kamu akan memperbolehkan ia untuk melakukan apa yang kamu telah lakukan? Ataukah kamu akan menggunakan dalih pertobatan dalam melarang anak kamu ataukah kamu memilih untuk membohongi anakmu sendiri? Yang lebih parahnya lagi, bagaimana jika anak perempuanmu menjadi korban dari pergaulan bebas dan hidupnya menderita oleh karena penyakit ataupun pasangan yang semena-mena? Apakah kamu rela melihat penderitaan anak kamu. Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga bukan. Pikirkanlah masa depan kamu sebelum kamu memutuskan untuk terjerumus dalam pergaulan bebas yang tidak bebas itu.
Perlu saya ingatan kembali kepada teman-teman sekalian, bagi kamu yang sudah terjebak dalam pergaulan bebas, segeralah keluar dari lingkaran setan tersebut. Karena jika kamu sudah terjerumus, hanya caci maki dan hinaan yang kamu dapatkan. Dan jika kamu sudah terjerumus, maka biarkan saja mereka berkata dan mencela, pikirkanlah masa depan kamu yang tersisa. Memang tidak mudah membangun kembali apa yang sudah rusak, akan tetapi ingatlah pepatah ‘lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama sekali’.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih atas perhatian teman-teman sekalian dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya bilamana dalam pengucapan kata ada yang kurang berkenan di hati teman – teman. Seperti kata pepatah, tidak ada manusia yang sempurna, begitu juga saya karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata.

Wassalamualaikum wr wb.